Dulu, perhiasan berbentuk hati sering dianggap terlalu kekanak-kanakan atau bahkan “klasik yang membosankan.” Namun, tren telah berputar.
Di tahun ini, motif Love atau hati kembali naik takhta sebagai simbol gaya yang chic, modern, dan penuh pernyataan.
Dari panggung runway di Paris hingga gaya jalanan para selebriti, perhiasan hati kini tampil dengan wajah baru yang lebih berani.
Berikut adalah panduan tren perhiasan Love yang wajib Anda ketahui.
1. Desain ‘Chunky’ dan Oversized
Lupakan liontin hati kecil yang tipis. Tren saat ini adalah tentang keberanian. Kalung dengan liontin hati berukuran besar (chunky) yang terbuat dari emas murni atau perak menjadi pusat perhatian.
-
Cara Pakai: Padukan kalung hati besar dengan kaos putih polos atau blazer untuk memberikan kesan bold namun tetap elegan.
2. ‘The Puffy Heart’ (Hati Ber-Volume)
Terinspirasi dari estetika tahun 90-an dan awal 2000-an (Y2K), desain hati yang cembung atau “puffy” sangat digemari. Bentuknya yang 3D memberikan tekstur yang menarik dan kesan yang lebih artistik dibandingkan bentuk hati yang datar.
3. Asimetris dan Tidak Sempurna (Organic Shapes)
Estetika wabi-sabi atau keindahan dalam ketidaksempurnaan juga merambah ke perhiasan. Bentuk hati yang sedikit “penyok,” asimetris, atau terlihat seperti buatan tangan (hand-sculpted) memberikan kesan yang lebih dewasa dan unik. Ini bukan sekadar perhiasan, tapi sebuah karya seni.
4. Batu Permata Warna-Warni
Tren Love tahun ini tidak hanya soal logam. Penggunaan batu permata seperti Ruby, Emerald, atau Pink Quartz yang dipotong berbentuk hati (Heart-Cut) kembali populer.
-
Warna Populer: Hijau zamrud dan merah tua tetap menjadi favorit untuk memberikan kesan mewah dan misterius.
Tabel: Perbandingan Gaya Hati Dulu vs. Sekarang
| Fitur | Dulu (Classic) | Sekarang (Modern Trend) |
| Ukuran | Kecil dan halus | Besar dan mencolok (Statement) |
| Dimensi | Datar (2D) | Ber-volume (3D/Puffy) |
| Simetri | Harus simetris sempurna | Organik dan asimetris |
| Vibe | Manis dan romantis | Edgy, artistik, dan berani |
Mengapa Sekarang?
Mengapa bentuk hati meledak kembali? Para ahli mode berpendapat bahwa di tengah dunia yang semakin digital dan serba cepat, orang-orang merindukan simbol koneksi dan empati. Memakai perhiasan bentuk hati adalah cara halus untuk mengekspresikan self-love (cinta pada diri sendiri) sekaligus optimisme.
“Perhiasan berbentuk hati tidak lagi hanya tentang pemberian dari pasangan, tapi tentang merayakan identitas dan perasaan pemakainya sendiri.”


